Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Bukan Cuma Guru, Orangtua Juga Berperan Mendidik Karakter Anak

Selasa, 12/12/2017 14:31:47

48PPK dari orangtua.jpg


Pemerintah berupaya serius untuk merevitalisasi dan memperkuat potensi dan kompetensi berbagai elemen dalam ekosistem pendidikan. Selain pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) juga menyasar kelompok masyarakat dan lingkungan keluarga sebagai pendidik utama dan pertama.

Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo menaruh perhatian besar pada PPK. Sekira 70 persen pendidikan dasar, yakni jenjang SD dan SMP, harus bermuatan PPK. Bahkan, Presiden Jokowi berpandangan seharusnya PPK ditanamkan kepada anak sejak PAUD.

Pemerintah daerah sendiri berperan penting sebab bertanggung jawab menjamin terlaksananya penyelenggaraan PPK sesuai dengan kewenangannya serta menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam penyelenggaraan PPK.


Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, penerapan program Penguatan Pendidikan Karakter diharapkan bisa bersinergi dengan organisasi formal dan informal di sekitar sekolah.

Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, penerapan pendidikan karakter merupakan prioritas di setiap sekolah. Utamanya, ia melanjutkan, di tingkat SD dan SMP.

Sekolah, kata Muhadjir, bisa mengadaptasi kearifan lokal dalam membentuk karakter anak. Lingkungan di sekitar sekolah bisa menjadi sarana pengembangan diri anak.

Peran guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter

Peran guru dalam PPK sangat penting karena guru menjadi teladan bagi anak didiknya. Fungsi guru tidak hanya sebagai pengajar melainkan juga pendidik.

Guru tidak hanya dituntut mampu mengajar, melainkan bisa mengamati setiap siswanya untuk mengetahui karakter masing-masing siswa. Kekurangan dan kelebihan tiap siswa mesti dipelajari karena setiap anak memiliki latar belakang keluarga yang berbeda.

 

Pentingnya peran guru dalam penerapan PPK, tentu mendapat perhatian dari Kemendikbud.

Sebelum terbitnya Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, Kemendikbud sudah melakukan pelatihan guru dalam penerapan program tersebut. Namun, pola pelatihan di satu daerah tidak bisa disamakan dengan daerah lain, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi di daerah tersebut.

Kepala Subdirektorat Perencanaan Kebutuhan Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Elvira mengatakan, guru mesti meneladai Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara.

Sebagai pendidik, Ki Hajar Dewantara mengutamakan empat pilar pendidikan karakter, yaitu olah pikir, olah rasa, olah hati, dan olah raga.

“Guru juga menjadi sosok yang memperlihatkan sisi kepemimpinan dalam memberikan batas-batas kepada siswanya, ini boleh, ini tidak boleh. Itulah keteladanan guru,” ujarnya.

 

Seorang Guru Garis Depan Sahril Anci bertugas di SMP Negeri Momi Waren Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Ia merupakan satu di antara sekian banyak Guru Garis Depan angkatan pertama yang ditugaskan ke Papua Barat.
Seorang Guru Garis Depan Sahril Anci bertugas di SMP Negeri Momi Waren Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Ia merupakan satu di antara sekian banyak Guru Garis Depan angkatan pertama yang ditugaskan ke Papua Barat.(Dok. Sahril Anci)

 

Guru juga diharapkan menjadi sosok yang mampu membangkitkan sifat-sifat baik lainnya, seperti memiliki etos kerja, sportif, dan disiplin. Hal ini menjadi bagian dari penanaman karakter.

“Sebenarnya pendidikan karakter dari dulu sudah ada, tapi sekarang konsep itu harus menjadi pembiasaan baik dari kelas, budaya sekolah, dan lingkungan rumah, yaitu dari orangtua,” katanya.

sumber (http://edukasi.kompas.com/read/2017/12/12/07020041/bukan-cuma-guru-orangtua-juga-berperan-mendidik-karakter-anak)

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 4398 kali

 
Tag : #PPK #MBS #PSM #peranorangtua #pendidikankarakter

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 30/11/2020 09:07:18
Pengembangan Budaya Organisasi Sekolah Swasta Unggul

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan budaya organisasi Sekolah Menengah Pertama Swasta...

Senin, 09/11/2020 08:38:41
Implementasi Kurikulum dan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Malang. Pandemi covid-19 rupanya tak kunjung membaik hingga memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Namun sudah terlihat...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
7 tahun yang lalu - dibaca 78951 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
7 tahun yang lalu - dibaca 59489 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
7 tahun yang lalu - dibaca 88645 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
7 tahun yang lalu - dibaca 65638 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
5 tahun yang lalu - dibaca 64302 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
5 tahun yang lalu - dibaca 73851 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
7 tahun yang lalu - dibaca 64502 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
7 tahun yang lalu - dibaca 47432 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
2 bulan yang lalu - dibaca 1034 kali
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka Kembali Sekolah di Masa Pandemi
Melihat Kendala Terberat Saat Membuka...
3 bulan yang lalu - dibaca 1411 kali
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak Harus Terbebani Target Kurikulum
Kemendikbud: Belajar dari Rumah Tidak...
4 bulan yang lalu - dibaca 1564 kali
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
Nasib Pelajar di Tengah Pandemi 
5 bulan yang lalu - dibaca 1479 kali
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah
Survei Kemendikbud: Peran Orangtua...
5 bulan yang lalu - dibaca 2273 kali
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud...
5 bulan yang lalu - dibaca 2213 kali
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan...
6 bulan yang lalu - dibaca 2532 kali
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI Usul Kurikulum Sekolah Era Pandemi Covid-19
New Normal di Dunia Pendidikan : PGRI...
6 bulan yang lalu - dibaca 3123 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.51 Mb - Loading : 1.39887 seconds