Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Landasan Dan Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler

Minggu, 07/06/2015 07:08:13

17pramuka.jpg

Pengertian Manajemen Layanan Khusus

Manajemen layanan khusus di suatu sekolah merupakan bagian penting dalam Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang efektif dan efisien. Sekolah merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dari penduduk bangsa Indonesia. Sekolah tidak hanya memiliki tanggung jawab dan tugas untuk mlaksanakan proses pembelajaran dalam mengembangkan ilmu penegetahuan dan teknologi saja, melainkan harus menjaga dan meningkatkan kesehatan baik jasmani maupun rohani peserta didik. Hal ini sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Bab II Pasal 4 yang memuat tentang adanya tujuan pendidikan nasional. Untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab tersebut maka sekolah memerlukan suatu manajemen layanan khusus yang dapat mengatur segala kebutuhan peserta didiknya sehingga tujuan pendidikan tersebut dapat tercapai.

Manajemen layanan khusus di sekolah ditetapkan dan diorganisasikan untuk memudahkan atau memperlancar pembelajaran, serta dapat memenuhi kebutuhan khusus siswa di sekolah. Kusmintardjo (1992:4), pelayanan khusus atau pelayanan bantuan diselenggarakan di sekolah dengan maksud untuk memperlancar pelaksanaan pengajaran dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan di sekolah.

Kegiatan Ekstrakulikuler adalah suatu kegiatan penambahan pembelajaran yang mendorong atau mendidik siswa dan siswi untuk mendalami pelajaran yang dianggap kurang dan yang mereka senangi atau mengembangkan bakat dan potensi seorang siswa dan siswi yang pastinya dimiliki setiap orang. Kegiatan ekstrakurikuler biasanya berlangsung hingga sore hari dimana siswa dan siswi sudah tidak ada pelajaran wajib dalam kelas lagi dan kegiatan ini dimulai dari sepulang sekolah. Guna dari kegiatan ekstrakurikuler bisa dikaitkan dengan menambah nilai yang kurang dalam mata pelajaran yang diambil, pengembangan bakat siswa dan siswi, dan juga sebagai sarana permainan yang diminati seorang siswa dan siswi atau sarana bermain sambil belajar (Hanjaya, 2008).

 

Landasan

Undang –undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional :

  1. Pasal 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembang nya potensi murid,
  2. Pasal 4 ayat (4) bahwa pendidikan di selenggarakan dengan memberi keteladanan,
  3. Pasal 12 ayat (1b) menyatakan bahwa setiap murid pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pendididkan yang sesuai dengan bakatnya, minat, dan kemampuan.

Dasar kebijakan mengenai kegiatan ekstrakurikuler secara hierarkis dapat diskemakan sebagai berikut.

Pelaksanaan Kegiatan Ektrakurikuler

Ketentuan Ekstrakurikuler

Jenis kegiatan ekstra ditentukan oleh sekolah dan disesuaikan dengan kebutuhan atau hasil usulan dari guru atau siswa.

  1. Dilaksanakan setelah atau sesudah jam pelajaran (KBM) berlangsung.
  2. Kegiatan ekstrakurikuler wajib di hentikan untuk melaksanakan sholat pada saat waktu sholat tiba.
  3. Setiap kegiatan ekstrakurikuler harus mendapat persetujuan pimpinan sekolah.
  4. Kegiatan ekstrakurikuler di liburkan satu minggu menjelang ulangan tengah semestar, ulangan akhir semester, dan ujian.
  5. Kegiatan ekstrakurikuler wajib di dampingi oleh pembina/pelatih.

Prosedur Kerja

JENIS KEGIATAN

TUJUAN

PELAKSANAAN

Penyusunan Program

Kepala sekolah dan PKS Kesiswaan menyusun program ekstrakulikuler yang didalamnya terdapat jenis-jenis ekstrakulikuler yang ditawarkan, Pembina ekstrakulikuler, Jadwal ekstrakulikuler, dan program pengadaan sarana dan prasarana ekstrakulikuler seluruh jenis ekstrakulikuler

Sebelum awal tahun pelajaran

Pengumuman Jenis ektrakulikuler

Penawaran jenis ekstrakulikuler kepada seluruh siswa sesuai dengan ketentuan (maksimal mengikuti 2 jenis ekstrakulikuler) dan 1 jenis ekstrakulikuler wajib bagi siswa kelas X

Awal tahunpelajaran.

Penandatanganan surat pernyataan

Komitmen siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler yang di pilih.

Awal tahunpelajaran.

Penyusunan Absen

Ekstrakulikuler pendataan dan pengecekan absensi siswa.

Awal tahunpelajaran.

Penyusunan Program

Pembina menyusun program kegiatan ekstrakulikuler masing-masing sebagai panduan dalam melaksanakan ekstrakulikuler awal.

Awal tahunpelajaran.

Pelaksanaan ekstrakulikuler

Siswa melaksanakan ekstrakulikuler sesuai dengan jadwal dan didampingi oleh pembina/pelatihnya masing-masing.

(Diluar KBM)

Kegiatan Keluar

Sekolah Aplikasi hasil pembinaan ekstrakulikuler disekolah dan sebagai sarana promosi sekolah.

(Diluar KBM)

Pengawasan dan Evaluasi

Menilai keberhasilan ekstrakulikuler terhadap program yang diajukan sebagai bahan pembanding di tahun berikutnya

Akhir Tahun Ajaran

 

 Penulis : Mediana Wahyu P, 110131436556, Administrasi Pendidikan, Off B

DAFTAR RUJUKAN

Hanjaya. 2008. Manfaat Kegiatan Ekstrakurikuler (Online), (http://hanjaya839. wordpress.com /2008/12/12/manfaat-kegiatan-ekstrakurikuler/), diakses 11 September 2013.

Kusmintarjo. 1992. Pengelolaan Layanan Khusus di Sekolah (Jilid I). Malang: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang Proyek Operasi dan Perawatan Fasilitas.

Sumber ilustrasi gambar : http://sd-igs.sch.id

Posting oleh Mediana WP 3 tahun yang lalu - Dibaca 20676 kali

 
Tag : #manajemen layanan khusus # landasan # prosedur kegiatan # ekstrakurikuler # mbs

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Kamis, 20/09/2018 11:25:35
PENGARUH PEMBENTUKAN TIM DAN KEPEMIMPINAN SPIRITUAL TERHADAP MOTIVASI DIRI MAHASISWA

  Sultoni Sultoni Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembentukan tim dan...

Jum'at, 31/08/2018 23:24:33
PENGARUH PERSEPSI TENTANG PROFESI SEBAGAI PENDIDIK TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Abstract Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: persepsi guru sebagai pendidik;  tingkat motivasi kerja dan...

7 Pilar MBS
MBS portal
Tujuh Pilar Manajemen Berbasis Sekolah
  Tujuh pilar MBS yaitu kurikulum dan pembelajaran, peserta didik pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, hubungan sekolah dan masyarakat, dan budaya dan lingkungan sekolah. Manajemen kurikulum dan pembelajaran berbasis sekolah adalah pengaturan kurikulum dan...
Informasi Terbaru
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Paket Pelatihan 3
Paket Pelatihan 3
5 tahun yang lalu - dibaca 58839 kali
Paket Pelatihan 2
Paket Pelatihan 2
5 tahun yang lalu - dibaca 43544 kali
Paket Pelatihan 1
Paket Pelatihan 1
5 tahun yang lalu - dibaca 65242 kali
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
Berbagi Pengalaman Praktik yang Baik
5 tahun yang lalu - dibaca 48086 kali
MODUL 6 UNIT 3
MODUL 6 UNIT 3
3 tahun yang lalu - dibaca 44237 kali
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
Modul Pelatihan 6: Praktik Yang Baik
3 tahun yang lalu - dibaca 53349 kali
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator Renstra
Panduan Lokakarya Bagi Fasilitator...
5 tahun yang lalu - dibaca 47806 kali
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan Pendidikan
Praktik Yang Baik: Modul Keuangan...
5 tahun yang lalu - dibaca 32594 kali
Info MBS
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
7 bulan yang lalu - dibaca 527 kali
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah Dunia Pendidikan di Indonesia
Ini Rekomendasi Penting untuk Ubah...
7 bulan yang lalu - dibaca 760 kali
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan Vokasi Butuh Suntikan Beasiswa!
Dongkrak Mutu Tenaga Kerja, Pelatihan...
8 bulan yang lalu - dibaca 846 kali
Berdayakan SMK, Mendikbud Siapkan...
8 bulan yang lalu - dibaca 1037 kali
Generasi Milenial Jangan Takut Bereksperimen
Generasi Milenial Jangan Takut...
8 bulan yang lalu - dibaca 1129 kali
Kemnaker Terus Perkuat Mutu Pelatihan Kerja dan Pemagangan
Kemnaker Terus Perkuat Mutu Pelatihan...
9 bulan yang lalu - dibaca 1367 kali
Saling Adu Kecepatan Robot
10 bulan yang lalu - dibaca 1368 kali
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
Guru SD Diajak Aktf Menulis Karya Ilmiah
10 bulan yang lalu - dibaca 1699 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2018 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.53 Mb - Loading : 5.89550 seconds