Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan Bangsa

Senin, 07/08/2017 10:58:55

20IT.jpg


JAKARTA, KOMPAS.com - Para pelajar atau kaum muda memegang peranan penting dalam menentukan masa depan bangsa, terutama dalam menjaga keutuhan dan membangun semangat nasionalisme.

Namun, perpecahan yang dilatari oleh kepentingan politik dan isu SARA akhir-akhir ini telah melemahkan sendi-sendi bangsa. Dampak yang dikhawatirkan adalah pengaruhnya bagi generasi muda, terlebih dengan paparan arus informasi yang begitu deras dengan konten yang bebas beredar.

Berlatar persoalan itulah Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-9 tema "Sinergi Pelajar untuk Indonesia". Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, acara tersebut dilaksanakan pada 23-27 Juli 2017 di Jakarta.

Direktur Eksekutif  Indonesian Student Youth Forum (ISYF) ISYF, Dinnur Garista W, mengatakan FOR digelar untuk mempersiapkan generasi muda memahami empat pilar kebangsaan, yaitu menjadi seorang generasi yang berintegritas, nasionalis, mandiri dan dapat menjadi tokoh perubahan.

"Kami ingin generasi muda dapat bersinergi dengan para pemangku kebijakan untuk membangun Indonesia yang aman, damai dan tenteram dalam keberagaman," kata Dinnur, Sabtu, (29/7/2017).

Dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SMA. Forum ini membuka ruang untuk saling berdiskusi dan berbagi pengalaman di antara para pelajar, terutama untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan dan integritas mereka.

Selain dengan Kementerian Kesehatan, kegiatan ini juga melibatkan berbagai lembaga pemerintahan, pusat pengembangan film, Lembaga Sensor Film, perusahaan BUMN dan lainnya.

"Proses registrasi dan penjurian sudah kami lakukan sejak Februari 2017 lalu. Tahun ini salah satu persyaratannya adalah membuat tiga essay dan video berdurasi maksimal satu menit dengan tema Bangga Menjadi Indonesia yang Beragam," tutur Dinnur.

Muhammad Rizal, pelajar SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, mengatakan bahwa krisis nasionalisme menjadi permasalahan utama bagi pemuda perbatasan di Sebatik. Beberapa alasannya adalah penggunaan ringgit dalam transaksi sehari-hari serta impor barang dari Malaysia.

"Melalui forum ini saya berharap bisa membantu memberikan informasi yang saya dapatkan di Jakarta kepada teman-teman di Sebatik yang masih minim informasi, khususnya mengenai identitas. Saya juga ingin meningkatkan kesadaran akan identitas bangsa kepada teman-teman di Sebatik," ujar Rizal

sumber (http://edukasi.kompas.com/read/2017/07/31/11425961/lewat-teknologi-anak-anak-muda-bicara-perpecahan-bangsa)

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 7759 kali

 
Tag : #MBS #PSM #peransiswa #peranpesertadidik #aktivitassiswa #manajemensiswa

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Selasa, 17/03/2020 08:50:27
Manajemen Berbasis Sekolah

Manajemen Berbasis Sekolah  Kurikulum dalam sistem pendidikan kita masih menjadikan sekolahsebagai objek...

Selasa, 10/03/2020 08:10:29
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah dari SMPN 4 Tenggarong Kaltim

KOMPAS.com - Pengelolaan sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah di Indonesia harus dilaksanakan dengan...

7 Pilar MBS
6. Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen hubungan sekolah dan masyarakat berbasis sekolah adalah pengaturan hubungan sekolah dan masyarakat yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan hubungan sekolah dan masyarakat, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip...
Informasi Terbaru
Penelitian
Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan
Raden Bambang Sumarsonorbamsum@gmail.comUniversitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri Se-Malang Raya,...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
7 tahun yang lalu - dibaca 27134 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
7 tahun yang lalu - dibaca 27196 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
7 tahun yang lalu - dibaca 31155 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
7 tahun yang lalu - dibaca 43473 kali
Info MBS
Dicari, Kasek Terbaik Se-Kota Malang
Dicari, Kasek Terbaik Se-Kota Malang
4 tahun yang lalu - dibaca 13192 kali
Peningkatan Mutu Sekolah, Pelajar Madrasah Ciptakan Inovasi
Peningkatan Mutu Sekolah, Pelajar...
4 tahun yang lalu - dibaca 11514 kali
Berperan Jadi Siswa, Dekatkan 150 Orangtua Siswa dengan Kondisi Riil Sekolah
Berperan Jadi Siswa, Dekatkan 150...
4 tahun yang lalu - dibaca 10004 kali
16 SD/MI di Jombang Mitra USAID Prioritas, Ikuti Pelatihan Modul III
16 SD/MI di Jombang Mitra USAID...
4 tahun yang lalu - dibaca 18222 kali
WADUH,,, BANYAK KEPALA SEKOLAH TAK...
4 tahun yang lalu - dibaca 11202 kali
 Full Day School Akhirnya Diadakan Lagi dengan Nama PPK
Full Day School Akhirnya Diadakan Lagi...
4 tahun yang lalu - dibaca 12554 kali
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di Kelas
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di...
4 tahun yang lalu - dibaca 11728 kali
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
4 tahun yang lalu - dibaca 9633 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.43 Mb - Loading : 3.22583 seconds