Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Mendikbud Mengajak Masyarakat Menjaga Kelestarian Budaya Indonesia

Senin, 11/07/2016 10:42:36

 


Mendikbud Mengajak Masyarakat Menjaga Kelestarian Budaya Indonesia

Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak para komunitas budaya dan desa adat untuk berpartisipasi dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia. Hal tersebut disampaikan Mendikbud saat memberikan arahan dalam  Lokakarya Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat dan Revitalisasi Desa Adat di Jakarta (20/6/2016). Di hadapan 400 lebih peserta dari Indonesia bagian barat dan tengah, Anies mengajak para peserta untuk menjaga dan mengembangkan kebhinekaan di Indonesia.
 
Dalam sambutannya, Menteri Anies berharap agar bantuan yang diberikan pemerintah ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya. Ia pun mengingatkan tentang pentingnya mengikuti prosedur sesuai petunjuk teknis (juknis) telah disediakan dalam memanfaatkan bantuan nantinya.
 
“Prosedur perlu ditaati. Karena kalau taat prosedur, kita semua aman dan kalau kita semua aman, artinya apa? Tahun berikutnya, kita memudahkan untuk mendapat dukungan lagi,” ujarnya.
 
Terakhir, Mendikbud berterima kasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga budaya dan adat di tempatnya masing-masing serta berharap interaksi antara pemerintah dan peserta akan tetap terjaga. Selain itu, ia juga berharap nantinya akan ada pelibatan publik selama proses di lapangan. Karena menurutnya dibutuhkan peran masyarakat yang lebih besar dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
 
“Program ini tak akan bisa berjalan kalau hanya pemerintah saja. Justru pemerintah kadang-kadang porsinya kecil dibandingkan masyarakat,” kata Anies.
 
Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Hilmar Farid juga menyampaikan ajakan untuk bekerja sama dalam menjaga kebudayaan dan adat yang kita miliki. Kemudian ia pun menambahkan bahwa saat ini, Program Revitalisasi Desa Adat bukan lagi merupakan program Kemendikbud, tetapi juga merupakan program prioritas Presiden.

Program Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat (FKBM) dan Revitalisassi Desa Adat (RDA) merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan dan KebudayaanProgram FKBM telah dilaksanakan sejak tahun 2012 dan RDA telah dilaksanakan sejak tahun 2013. Bentuk kegiatan ini adalah pemberian bantuan pemerintah kepada komunitas budaya dan desa adat yang dimanfaatkan untuk revitalisasi, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas keberadaan komunitas budaya dan desa adat dalam rangka pelestarian kebudayaan.
 
Dalam acara yang digelar  pada tanggal 20 – 24 Juni 2016 tersebut, turut dihadiri Anggota Komisi X DPR RI Wayan Konster, Noer Fauzi Rachman dari Kantor Staf Presiden, serta Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya.

sumber: http://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/06/mendikbud-mengajak-masyarakat-menjaga-kelestarian-budaya-indonesia

Posting oleh Desi Eri K 3 tahun yang lalu - Dibaca 7541 kali

 
Tag : #pelestarian #budaya #indonesia #mendikbud

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Rabu, 06/03/2019 12:52:00
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan", https://regional.kompas.com/re

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencanangkan program untuk menggratiskan...

Selasa, 19/02/2019 15:48:33
Pendidikan Karakter Menjadi Salah Satu Solusi

JAKARTA - Perilaku buruk siswa yang berani menantang guru dinilai sebagai salah satu bentuk kegagalan sistem pendidikan...

7 Pilar MBS
6. Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen hubungan sekolah dan masyarakat berbasis sekolah adalah pengaturan hubungan sekolah dan masyarakat yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan hubungan sekolah dan masyarakat, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip...
Informasi Terbaru
Penelitian
Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan
Raden Bambang Sumarsonorbamsum@gmail.comUniversitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri Se-Malang Raya,...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
6 tahun yang lalu - dibaca 23592 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
6 tahun yang lalu - dibaca 24003 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
6 tahun yang lalu - dibaca 27257 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
6 tahun yang lalu - dibaca 39606 kali
Info MBS
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di Kelas
Banyak Guru Sulit Temukan Masalah di...
3 tahun yang lalu - dibaca 9504 kali
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
Bawa Sayuran Saat Belajar Membaca
3 tahun yang lalu - dibaca 8098 kali
Dinas Pendidikan Tangsel Berikan Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah
Dinas Pendidikan Tangsel Berikan...
3 tahun yang lalu - dibaca 9838 kali
Ini Dia Pak Khasbi, Dari Pelosok yang Menjadi Guru Berprestasi Se-Jateng
Ini Dia Pak Khasbi, Dari Pelosok yang...
3 tahun yang lalu - dibaca 9873 kali
 Guru Diminta Arahkan Siswa Ciptakan Aplikasi Inovatif
Guru Diminta Arahkan Siswa Ciptakan...
3 tahun yang lalu - dibaca 9595 kali
Mengagumkan, Sururi dengan Kudanya Ajak Anak-Anak Gemar Membaca
Mengagumkan, Sururi dengan Kudanya Ajak...
3 tahun yang lalu - dibaca 7861 kali
MBS Kunci Pengembangan Sekolah
MBS Kunci Pengembangan Sekolah
3 tahun yang lalu - dibaca 11296 kali
Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab Semua Pihak
Mengelola Budaya Baca Tanggung Jawab...
3 tahun yang lalu - dibaca 9429 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2019 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.52 Mb - Loading : 3.46025 seconds