Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pengendalian & Evaluasi Program Kerja Sekolah

Jum'at, 28/08/2015 09:23:53

54pengendalian.jpg

Pengendalian pelaksanaan program sekolah dimaksudkan untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pendidikan yang tertuang dalam rencana melalui kegiatan-kegiatan koreksi dan penyesuaian selama pelaksanaan rencana tersebut oleh kepala sekolah. Selanjutnya kepala sekolah menghimpun dan menganalisis hasil pemantauan pelaksanaan program sekolah dari masing-masing penanggung jawab program sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Suharsimi (2010:13) menyatakan bahwa pengendalian merupakan bagian dari pengawasan. Tujuan pengawasan yaitu agar dapat diketahui tingkat pencapaian tujuan dan menghindarkan terjadinya penyelewengan.

Selain pengendalian di atas, evaluasi pelaksanaan program sekolah juga dilakukan. Evaluasi adalah bagian dari kegiatan program sekolah yang secara sistematis mengumpulkan dan menganalisis data dan inforrnasi untuk menilai pencapaian sasaran, tujuan dan kinerja sekolah. Evaluasi ini dilaksanakan berdasarkan indikator dan sasaran kinerja yang tercantum dalam dokumen program sekolah. Indikator dan sasaran kinerja mencakup masukan (input), keluaran (output), hasil (result), manfaat (benefit) dan dampak (impact). Salah satu pengendalian pelaksanaan program sekolah yaitu Evaluasi Diri Sekolah (EDS).

EDS dilaksanakan oleh setiap sekolah sebagai satu kebutuhan untuk meningkatkan kinerja dan mutu sekolah secara berkelanjutan. EDS merupakan mekanisme evaluasi internal yang dilakukan oleh kepala sekolah bersama guru, komite sekolah, orang tua, dengan bantuan pengawas. Hasil evaluasi diri sekolah dimanfaatkan sebagai bahan untuk menyusun program pengembangan sekolah. Instrumen EDS disusun atas dasar delapan SNP, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, standar pengelolaan, dan standar penilaian. butir-butir instrumen evaluasi diri sekolah difokuskan pada aspek-aspek kehidupan sekolah yang paling esensial, yaitu kondisi-kondisi yang berkaitan dengan mutu pelayanan belajar-mengajar.

Merujuk pada Badan Akreditasi Nasional (BAN), evaluasi diri dilaksanakan dengan menilai, menelaah dan menganalisis keseluruhan sistem sekolah, yang mencakup masukan, proses, keluaran, hasil, dan dampak berdasarkan data, informasi dan bukti-bukti lainnya yang berkenaan dengan komponen-komponen sistemik dari seluruh penyelenggaraan sekolah. Berdasarkan analisis tersebut, dijabarkan dimensi penilaian yang digunakan dalam evaluasi diri sekolah.

Penentuan komponen evaluasi diri dikaitkan dengan kebijakan mutakhir. Evaluasi diri berangakat dari asumsi bahwa yang paling mengetahui dengan kondisi sekolah bukan pihak lain dari luar, melainkan pihak dari dalam sekolah. Pihak dari dalam sekolah meliputi kepala sekolah, guru, tenaga kekat pendidikan, komite sekolah, dan warga sekolah pada umumnya. Oleh karena itu, evaluasi diri harusnya berangkat dari kondisi sebenaranya sekolah.

Posting oleh Teguh Triwiyanto 2 tahun yang lalu - Dibaca 50083 kali

 
Tag : #pengendalian program sekolah # evaluasi program sekolah

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 11/09/2017 14:40:30
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan Peraturan Menteri (Permen) terkait Peraturan Presiden...

Kamis, 07/09/2017 11:47:52
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing

rkan program prioritas tersebut dalam diskusi media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) di kantor Kominfo, Rabu...

7 Pilar MBS
6. Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen hubungan sekolah dan masyarakat berbasis sekolah adalah pengaturan hubungan sekolah dan masyarakat yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan hubungan sekolah dan masyarakat, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip...
Informasi Terbaru
Penelitian
Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kemampuan Mengajar Guru dan Inovasi Pendidikan
Raden Bambang Sumarsonorbamsum@gmail.comUniversitas Negeri Malang, Jl. Semarang Nomor 5 Malang 65145 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan perilaku kepemimpinan kepala sekolah di SMA Negeri Se-Malang Raya, 2) mendeskripsikan kemampuan mengajar guru SMA Negeri Se-Malang Raya,...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
4 tahun yang lalu - dibaca 16082 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
4 tahun yang lalu - dibaca 16432 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
4 tahun yang lalu - dibaca 18274 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
4 tahun yang lalu - dibaca 28483 kali
Info MBS
Galang Program Orang Tua Mengajar
Galang Program Orang Tua Mengajar
1 tahun yang lalu - dibaca 4173 kali
Mendikbud Mengajak Masyarakat Menjaga Kelestarian Budaya Indonesia
Mendikbud Mengajak Masyarakat Menjaga...
1 tahun yang lalu - dibaca 3131 kali
Plt. Gubsu: MBS Kunci Pengembangan Sekolah
Plt. Gubsu: MBS Kunci Pengembangan...
2 tahun yang lalu - dibaca 4953 kali
Workshop Pengembangan Desain dan Struktur eLearning RC MBS, 25-27 Januari 2016, Sol Marina BSD - Tangerang
Workshop Pengembangan Desain dan...
2 tahun yang lalu - dibaca 5420 kali
Kemendikbud Ajak PGRI Bersama-sama Temukan Solusi  Atas Masalah Pendidikan
Kemendikbud Ajak PGRI Bersama-sama...
2 tahun yang lalu - dibaca 5941 kali
Dikbud Maluku Gelar Bimtek MBS Dan PMP Berbasis Pendidikan Karakter
Dikbud Maluku Gelar Bimtek MBS Dan PMP...
2 tahun yang lalu - dibaca 12874 kali
Didik Prangbakat: Guru MBS Meningggakan Kita
Didik Prangbakat: Guru MBS Meningggakan...
2 tahun yang lalu - dibaca 14889 kali
Workshop Tim Pengembang Bimtek EDS dan MBS
Workshop Tim Pengembang Bimtek EDS dan...
2 tahun yang lalu - dibaca 16393 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2017 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.55 Mb - Loading : 2.82008 seconds