Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Satu Semester Kurikulum 2013, Siswa Lebih Percaya Diri

Rabu, 19/02/2014 09:37:54

16Satu semester Kurikulum 2013, siswa lebih percaya diri.jpg

Setelah diimplementasikan selama satu semester, Kurikulum 2013 menunjukkan hasil positif. Siswa yang biasanya malu untuk menunjukkan kemampuannya sudah lebih percaya diri dan lebih aktif selama proses pembelajaran.

"Pendekatan ke anak dalam Kurikulum 2013 ini bagus sekali. Ada anak yang biasanya malu-malu mengacungkan tangan untuk maju ke depan kelas,  padahal dia bisa mengerjakan soal itu. Sekarang sudah lebih aktif di kelas," demikian diungkapkan Siti Nurhasanah, guru kelas 4 SDN Kleco 1 No. 7, Kota Surakarta, usai kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, Rabu (29/01/2014). SDN Kleco 1 No. 7 merupakan satu dari 12 SD sasaran implementasi Kurikulum 2013 di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Siti menggambarkan, sejak Kurikulum 2013 diimplementasikan, suasana belajar lebih hidup dan bervariasi. Siswa tidak hanya belajar dan mendengarkan guru di dalam kelas, tapi juga melakukan observasi dan aktivitas di luar ruangan. Mereka juga dibimbing untuk berdiskusi dan menyampaikan pendapat di hadapan teman-temannya.

Dengan Kurikulum 2013 ini, kata Siti, dirinya dituntut lebih kreatif dan mengenali kemampuan masing-masing siswa. Setiap hari Ia harus menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sebelum kelas dimulai. "Lebih berat sebenarnya, tapi menyenangkan. Dan saya yakin Kurikulum ini baik sekali untuk menyiapkan generasi emas," tuturnya.

Senada dengan Siti, seorang siswi kelas 4 SD N 1 Kleco bernama Lofi mengatakan, belajar di kelas 4 dengan menggunakan Kurikulum 2013 lebih menyenangkan dari kelas 3 sebelumnya. Siswa yang bercita-cita menjadi dokter ini menyampaikan, pola pembelajaran yang sedang dijalaninya saat ini membuatnya lebih mudah mengerti materi yang disampaikan oleh sang guru. "Enakan yang sekarang (Kurikulum 2013 .red) , lebih mudah ngerti," tuturnya.

Pendekatan yang dilakukan Siti kepada siswa dalam kegiatan belajar mengajar diakuinya tidak akan sukses tanpa dukungan dari orang tua siswa. Untuk itu, kata dia, komunikasi dengan orang tua harus dibangun dengan baik. "Kalau ada masukan untuk anak-anak, kita punya buku penghubung ke orang tua," jelasnya. Dengan komunikasi dua arah tersebut, siswa mendapat pendidikan terbaik dari sekolah dan keluarga. (Aline Rogeleonick)

Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2074

Posting oleh Teguh Triwiyanto 7 tahun yang lalu - Dibaca 62318 kali

 
Tag : #Keberhasilan Pelaksanaan Kurikulum 2013

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 02/11/2020 09:59:04
Seperti Ini Peran Orangtua Dampingi BDR Saat Pandemi

Sejak Maret 2020, sebagian besar siswa di Indonesia mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) atau belajar dari rumah...

Jum'at, 23/10/2020 17:22:51
Mengembangkan Kompetensi Kepala Sekolah di Masa Pandemi

Tidak hanya Belajar dari Rumah (BDR), kepala sekolah itu penuh tantangan dan peluang untuk mengembangkan kompetensinya....

7 Pilar MBS
MBS portal
2. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen peserta didik berbasis sekolah adalah pengaturan peserta didik yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan peserta didik di sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah
Manajemen Berbasis Sekolah dalam Kerangka Penguatan Otonomi Sekolah   A n s a r Universitas Negeri Gorontalo   Abstrac: School Based Management (SBM) is a gift of freedom (autonomy) to the school to take care of everything related to the operation of the school in order to achieve goals...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas Awal
Modul Pelatihan Praktik Yang Baik Kelas...
5 tahun yang lalu - dibaca 69388 kali
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
Contoh Sukses Pelaksanaan MBS
7 tahun yang lalu - dibaca 46211 kali
Panduan Advokasi dan Lokakarya Penyusunan Rencana Kegiatan, Anggaran, Supervisi dan Monitoring Program MBS
Panduan Advokasi dan Lokakarya...
7 tahun yang lalu - dibaca 24756 kali
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah dan Masyarakat
Paket Pelatihan Lanjutan untuk Sekolah...
7 tahun yang lalu - dibaca 21472 kali
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan
5 tahun yang lalu - dibaca 46044 kali
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
Panduan Pembelajaran Kelas Rangkap
5 tahun yang lalu - dibaca 45727 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
Asyik Belajar dengan PAKEM : Kelas Awal
7 tahun yang lalu - dibaca 39785 kali
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
Asyik Belajar dengan PAKEM : IPS
7 tahun yang lalu - dibaca 50526 kali
Info MBS
3 Inspirasi Manajemen Berbasis Sekolah...
9 bulan yang lalu - dibaca 3593 kali
Mendikbud Tetapkan Empat Pokok...
11 bulan yang lalu - dibaca 4564 kali
PPDB 2019 SMP Sistem Zonasi, Nilai USBN...
2 tahun yang lalu - dibaca 8457 kali
Penghapusan Ujian Nasional Tak Otomatis...
2 tahun yang lalu - dibaca 8760 kali
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas Biaya Pendidikan  Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul
Tahun Ini, 3.725 SMA/SMK se-Jatim Bebas...
2 tahun yang lalu - dibaca 8962 kali
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492 Triliun, Terbesar untuk Agama
APBN 2019, Anggaran Pendidikan Rp 492...
2 tahun yang lalu - dibaca 10770 kali
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi Remaja Hebat
Asah Bakat Sejak Dini, Anak Tumbuh Jadi...
2 tahun yang lalu - dibaca 8960 kali
"Bersiaplah... Pendaftaran SNMPTN...
3 tahun yang lalu - dibaca 12106 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 6.27 Mb - Loading : 2.47879 seconds