Follow Us Email Facebook Google LinkedIn Twitter

Pengorganisasian Kelas Inklusi Berbasis Sekolah

Senin, 01/12/2014 09:13:16

Manajemen berbasis sekolah merupakan model pengelolaan penyelenggaraan sekolah yang memberikan seluruh kewenangan untuk mengelola berbagai sumber daya pendidikan kepada sekolah dengan melibatkan peran serta masyarakat. Melalui MBS diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Selama ini anak berkebutuhan khusus selalu dibedakan dengan anak normal. Namun melalui kegiatan kelas inklusi ini anak berkebutuhan khusus akan memperoleh kesempatan belajar bersama dengan anak normal. Ormrod (2009: 227), menjelaskan “Inklusi (inclusion) merupakan praktik mendidik semua siswa termasuk siswa yang mengalami hambatan yang parah dan majemuk, di sekolah-sekolah umum yang biasanya dimasuki anak-anak normal”. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan inklusi merupakan penyelenggaraan pendidikan yang dapat diikuti oleh anak berkebutuhan khusus dan anak regular dalam satu lingkup lingkungan pendidikan yang sama.

Manajemen kelas inklusi adalah kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengevaluasian yang menampung segala perbedaan untuk menunjang pembelajaran yang kondusif sesuai dengan yang telah direncanakan.

Secara formal pendidikan pendidikan inklusi dalam sekolah luar biasa standar minimal organisasi sekolah luar biasa secara umum tersusun dari unsur:

  • Kepala sekolah
  • Beberapa wakil kepala sekolah
  • Unit tata usaha
  • Beberapa ketua jurusan/instansi
  • Guru

Guru sebagai salah satu komponen penting untuk pelaksanaan pendidikan inklusi. Dalam standar minimal organisasi sekolah luar biasa secara umum guru merupakan salah satu unsur yang utama. Peran guru sebagai pemegang proses kegiatan belajar mengajar menurut Direktorat PLB (2005: 7, dalam Afila (2012)) mengemukakan, bahwa terdapat modifikasi yang dapat dilakukan guru untuk proses belajar-mengajar pada kelas inklusi, yaitu:

  1. Mengembangkan proses berpikir tingkat tinggi, yang meliputi analisis, sintesis, evaluasi dan problem solving, untuk anak berkebutuhan khusus yang memiliki inelegensi diatas normal;
  2. Menggunakan pendekatan student centered, yang menekankan perbedaan individual setiap anak;
  3. Lebih terbuka (divergent);
  4. Memberikan kesempatan mobilitas tinggi, karena kemampuan siswa di dalam kelas heterogen;
  5. Menereapkan pendekatan pembelajaran kooperatif;
  6. Disesuaikan dengan berbagai, tipe belajar siswa (ada yang bertipe visual, ada yang bertipe auditors dan ada pula yang bertipe kinestetis).

Kunci keberhasilan dalam proses belajar mengajar kelas inklusi yaitu terletak pada kesiapan guru, rasa memiliki siswa sehingga dapat memenuhi waktu untuk mendidik dan melakukan perbaikan sesuai kebutuhan siswa. Dengan adanya manajemen kelas inklusi berbasis sekolah diharapkan dapat mengatasi permasalahan dalam penanganan pendidikan anak berkebutuhan khusus selama ini. Sehingga tidak membedakan antara anak berkebutuhan khusus dengan anak regular sehingga tercipta mutu pendidikan.

 

Sumber rujukan :

Afila, Nawa. 2012. Manajemen Kelas Inklusi Studi Multikasus pada TK Roudhotul Hikmah dan SD Islam Sabilillah di Kabupaten Jombang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UM

Mayar. 2008. Manajemen Pendidikan Inklusi Berbasis Sekolah. (online), (http://m4y4r15.wordpress.com/2008/06/20/pendidikan-inklusi/), diakses 18 Desember 2013.

Ormrod, Jeanne, E. 2009. Psikologi Pendidikan: Membantu Siswa Tumbuh dan Berkembang. Jakarta: Erlangga.

 

23bantul03-opt.jpg

Posting oleh NUR AZIZIA 6 tahun yang lalu - Dibaca 27821 kali

 
Tag : #mbs # manajemen berbasis sekolah # pengertian mbs # arti mbs # definis mbs # elarning mbs # modul mbs # pelatihan mbs

Berikan Komentar Anda

Artikel Pilihan
Bacaan Lainnya
Senin, 22/06/2020 21:57:41
Hadapi Pandemi Covid-19, Kemendikbud Sederhanakan Kurikulum

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 tengah...

Senin, 15/06/2020 09:57:35
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Bukan Berarti KBM Tatap Muka

Jakarta -  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan dimulainya tahun ajaran baru bukan...

7 Pilar MBS
MBS portal
3. Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Berbasis Sekolah
a. Konsep DasarManajemen pendidik dan tenaga kependidikan berbasis sekolah adalah pengaturan pendidik dan tenaga kependidikan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan yang terkait dengan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah,...
Informasi Terbaru
Penelitian
MBS portal
PENINGKATAN PARTISIPASI ORANG TUA SISWA DALAM PENDIDIKAN MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA
R. Bambang Soemarsono. Pendidikan merupakan suatu proses transformasi pengetahuan, sikap, kepercayaan, keterampilan dan aspek-aspek perilaku lainnya dari generasi ke generasi berikutnya. Bafadal (2013) menyatakan, bahwa” tugas pendidikan adalah mengupayakan agar anak bisa mengenal potensi...
Modul dan Pedoman
Video MBS
Modul MBS
Better Teaching Learning 3 TOT Provinsi...
7 tahun yang lalu - dibaca 27473 kali
TIK sebagai Kecakapan Hidup
TIK sebagai Kecakapan Hidup
7 tahun yang lalu - dibaca 27523 kali
Lembar Presentasi Fasilitator
7 tahun yang lalu - dibaca 31543 kali
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
Modul Pelatihan Pengawas Sekolah
7 tahun yang lalu - dibaca 43919 kali
Info MBS
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak Perbatasan
Sekolah Berasrama Asa bagi Anak...
3 tahun yang lalu - dibaca 9231 kali
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik Mengajar Realistik
Program Keahlian Ganda Butuh Praktik...
3 tahun yang lalu - dibaca 8592 kali
Permen tentang Penguatan Pendidikan Karakter Disiapkan dalam Sepekan
Permen tentang Penguatan Pendidikan...
3 tahun yang lalu - dibaca 10175 kali
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM Berkarakter dan Berdaya Saing
Pemerataan Pendidikan Siapkan SDM...
3 tahun yang lalu - dibaca 10503 kali
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan Indonesia?
72 Tahun Merdeka, Apa Kabar Pendidikan...
3 tahun yang lalu - dibaca 6727 kali
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara Perpecahan Bangsa
Lewat Teknologi, Anak-anak Muda Bicara...
3 tahun yang lalu - dibaca 7949 kali
Cerita Pelajar SMA Saat Ajari Anak SD...
3 tahun yang lalu - dibaca 9464 kali
Mendikbud: Tanamkan Kejujuran sejak SD
Mendikbud: Tanamkan Kejujuran sejak SD
3 tahun yang lalu - dibaca 11287 kali
Follow Us :
Get it on Google Play

©2013-2020 Manajemen Berbasis Sekolah
MUsage: 3.42 Mb - Loading : 4.21802 seconds